MotoGP Lebih Menarik Dibandingkan F1


Honda sudah menjadi tim pabrikan yang begitu mengusai ajang balap MotoGP. 

Silih berganti pebalap yang datang dan pergi tidak sekali pun mengurangi kekuatan mereka untuk menjadi salah satu tim besar di ajang balap motor terbesar di dunia tersebut.

Selain di ajang MotoGP, Honda juga sudah mulai menguasai ajang balap mobil Formula 1 (F1). Tak hanya sebagai pemasok mesin, Honda juga memiliki tim sendiri di F1.

Menurut Direktur Balap Honda Racing Corporation (HRC), Shuhei Nakamoto, perbedaan utama dari ajang MotoGP dan F1 ada di jumlah roda. 

Selain itu, anggaran di F1 juga lebih besar dibandingkan MotoGP.

Nakamoto pun bergurau seandainya bisa mendapatkan anggaran F1 hanya 1 persen saja, dirinya akan resmi memutuskan pensiun dari HRC.

“Perbedaan terbesar adalah jumlah roda. Selain itu, anggaran di Formula 1 lebih tinggi. Honda telah menghasilkan mesin dan sasis sendiri. 

Aku Pemimpin Proyek. Jika saya bisa mendapatkan 1 persen dari anggaran F1, saya akan mengundurkan diri dari pekerjaan saya segera,” kata Nakamoto.

Kemudian, kata dia, perbedaan utama lainnya yakni dalam masalah sumber daya manusianya. 

Untuk membuat satu motor dalam ajang MotoGP hanya memerlukan 10 desainer atau insinyur. 

Sementara, dalam F1 Honda memiliki 100 orang.

“Ada perbedaan antara Formula 1 dan MotoGP yakni dalam jumlah insinyur. Untuk mesin MotoGP kami di HRC memiliki 10 desainer, mesin F1 kami memiliki 100. Itu berarti bahwa di F1 bisa diteliti lebih dalam, untuk mengembangkan teknologi baru,” ujarnya.

Dia menuturkan dalam ajang balap F1 Honda sangat fokus di kekuatan mesin di mana 70 persen tenaga mesin membantu mobil untuk melaju di atas lintasan. 

Sementara, pada ajang MotoGP sasis sangatlah berperan besar daripada mesin.

“Teknologi sangat berbeda dalam mesin hybrid turbo untuk F1 dan MotoGP. Dalam F1, 70 persen dari tenaga mesin dihasilkan untuk mobil melaju. 

Namun di MotoGP suspensi lebih penting,” ujarnya.

Lebih jauh, Nakamoto menambahkan ajang F1 memang sangat menyenangkan, namun dalam beberapa tahun terakhir F1 sudah sangat membosankan jika dibandingkan dengan MotoGP.

“F1 memang sangat menyenangkan. Namun menonton balapan F1  sekarang sangat membosankan,” jelasnya.

Selama mengikuti ajang balap F1, HRC setidaknya sudah berhasil meraih lima gelar juara dunia yakni 1987 saat besama Williams dan 1988 sampai 1991 bersama McLaren. Selain itu, mereka juga sudah memenangkan 72 kali seri F1.
Share on Google Plus

About Dwi Rian

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar